Indonesia International Book Fair 2016

Holaaa semuanya! Sudah lama banget aku nggak nulis blog. Maklum tahun ini adalah tahun terakhir aku kuliah… jadi ada banyak kesibukan super gila (beserta BERIBU masalah yang menyertai) sehingga aku harus merelakan segala kesenanganku untuk waktu yang panjang.

(Next time akan coba kutuliskan apa saja yang terjadi pada hidupku di tahun 2016 ini.)

Tapi kesibukan serta masalahku sebagai mahasiswi hampir berakhir di tanggal 22 September kemarin (yeay! magic left crazy rabbit) karena aku sudah menyelesaikan sidang (yipiiie!magic right crazy rabbit).

Masih dalam suasana kepengen hura-hura, kemarin Jumat aku pergi ke Jakarta bersama mas-mas favoritku. Rencana awal sih berangkat Kamis, tapi gagal akibat hujan dan adanya demonstrasi buruh besar-besaran di Jakarta yang menolak Tax Amnesty (8.000-an orang yang demo!I don't want to see). Meski pagi hujan deres—meski suasana saat itu gloomy soothing enak buat bobo, aku tetap maksain diri bangun dari tempat tidur buat cabut ke Jakarta (yang ternyata diguyur hujan juga). Demi berburu buku langka (dan murah), siapa sih yang nggak mau datang ke Indonesia International Book Fair (IIBF)?

IIBF adalah event tahunan seputar buku yang mendatangkan tamu-tamu dari luar negeri untuk saling memperkenalkan literasi dari tiap negara. Tahun ini tamu utamanya adalah negara Malaysia, kalau nggak salah totalnya ada 14 negara yang diundang. Kali ini IIBF diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan yang berlokasi dekat Gelora Bung Karno. Eh apa memang selalu di sini ya acaranya?

20160930_11273820160930_112722

20160930_112730

Stand Utama

Saat masuk aku langsung menjumpai stand utama yakni stand buku negara Malaysia. Ada beragam buku di sini meliputi buku fiksi, non-fiksi, komik, arsitektur, buku anak-anak, dll dll yang berbahasa Melayu. Nggak hanya buku yang ditulis oleh penulis Malaysia yang dipamerkan, ada juga buku-buku tersohor karangan orang luar Malaysia (termasuk orang Indonesia yaitu Wiji Tukhul), hanya saja dituliskan dalam Bahasa Melayu dan Bahasa Inggris.

Di sebelah kanan stand negara Malaysia ada stand negara timur tengah. Aku kurang inget negara apa, mungkin Saudi Arabia. Satu hal aja yang kuingat betul saat melewati stand itu: ada cowok Arab bersorban dan berjubah putih yang sedang duduk di karpet dengan sajian kurma di hadapannya; memandangi aku dan si mas. Doi melambai-lambaikan tangannya dengan gerakan mengajak ke arah kita sambil tersenyum. Maksudnya apa ya? Mau ngajak kita makan kurma bareng kali ya? confused

Keseruan yang sesungguhnya baru benar-benar terjadi di ruangan sebelah. Saat memasuki ruangan tersebut, aku langsung berhadapan dengan stand dari negara Korea.

20160930_113513

Sayang banget jepretanku burem… maklum beda kamera 😦

Maaf banget gambarnya kurang jelas… Aslinya stand ini keren banget, bikin mata nggak bisa berhenti berkedip. Jadi stand Korea ini menampilkan buku-buku bergambar (aku nggak tahu diperuntukkan sebagai buku anak atau bukan, aku kan nggak bisa Bahasa Korea sad) dengan ilustrasi dan warna yang menarik mata: colorful, lucu, dan artsy banget! love struck

Buku-buku bergambar ini dipisah berdasarkan emosi yang menjadi temanya: ada sedih, lucu, marah, dll. Buku-buku ini sayangnya nggak dijual, hanya untuk dipamerkan saja. Kalau kata mbaknya sih mereka lagi mencari penerbit Indonesia yang tertarik untuk mencetak dalam Bahasa Indonesia, meski dengan kekhawatiran kalau pengalihan bahasa tersebut justru malah mengurangi makna sesungguhnya yang dimaksudkan dalam tulisan berbahasa Korea.

Selain stand-stand dari berbagai negara, terdapat banyak stand dari penerbit-penerbit buku fiksi/non-fiksi seperti Mizan, Gramedia, Alvabet; buku pelajaran dari Esis dan Erlangga; koran dan majalah macam Kompas, Tempo, Trubus; buku (dan mungkin jurnal) dari beberapa university press seperti FKUI dan UGM; buku dan majalah untuk anak-anak; buku-buku Islami; buku-buku guidance kayak handicraft dan culinary; buku-buku import berbahasa asing… mainan edukasi… community buku dari Goodreads, blogger… majalah luar negeri… duh apalagi ya? dizzy crazy rabbit

Lengkap banget kan… sampai keblinger aku nulisnya… Nggak hanya lengkap, mostly literature yang dijual murah-murah loh. Kalau biasanya di bookfair yang harganya murah cuma buku-buku tertentu yang sudah lama dan kurang laku di pasaran, hal tersebut tidak berlaku di sini! Setidaknya di stand yang kukunjungi (Mizan, Gramedia, Alvabet), buku-buku yang baru terbit atau bestseller semuanya didiskon 30% atau 25%, sedangkan beberapa buku lain dikenai diskon 50% atau diobral dengan harga super murah.

20160930_114553

Uhhh diskon semua cynnn…

20160930_121156

Banyak anak kecil juga yang datang ke sini

20160930_115856

Agak lengang karena aku motretnya waktu Jumatan

Sebenarnya di sini nggak cuma pameran atau jualan buku sih acaranya… ada kayak semacam seminar atau apalah itu karena kulihat ada panggung beserta kursi berjejer. Aku nggak merhatiin sama sekali mereka sedang bahas apa, meski aku sempat dengar ada bapak-bapak bicara kencang banget dengan emosi meletup-letup soal jualan obat. confused

jumat-1

Jadwal lengkap acaranya sih begini… http://indonesia-bookfair.com/

Lagipula fokus kita saat itu sepenuhnya tertuju pada sebuah harta karun kecil di pojok ruangan… sebuah stand tanpa nama yang jual buku-buku import bekas dan baru dengan harga yang terbilang murah.

20160930_134534

Lihat betapa bersinarnya mereka…

Ada buku pelajaran, buku anak-anak, photography, culinary (ada buku tentang culinary seharga Rp 1.500.000 di sini!), komik jepang yang di-bundle… tapi yang mencolok mata tentu saja buku-buku sastra klasik serta sastra modern! Ada banyak novel fiksi/nonfiksi terbaru juga! Baik buku bekas maupun buku keluaran baru yang hardcover—semuanya import! Kyaaa banget kan? Harga yang dipasang pun tergantung kondisi buku yang dijual. Kalau sudah agak ringsek sekitar Rp 50.000 atau kurang (mungkin), kalau masih bagus atau hardcover harganya di atas Rp 100.000.

20160930_131234

John Grisham nih…

Akibat ketemu kios buku bekas ini, berjam-jam dari mulai berdiri sampai duduk sampai berdiri lagi kita habiskan di sini; sibuk ngacak-ngacak jualan si bapak kios, berharap nemu buku langka. Asyik banget pokoknya deh sampai lupa waktu—sampai menghalangi pengunjung lain yang kepengen nyari buku impor juga hahahaha. teehee crazy rabbit

Sebelum pulang kita sempat mampir di stand milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nggak percaya kan kalau KPK ternyata mengeluarkan buku juga? KPK mencetak sekitar 170 buah buku untuk dibagi-bagikan dan dijual kepada pengunjung semenjak hari pertama IIBF ini berlangsung. Kebanyakan yang dibuat adalah buku bergambar untuk anak-anak yang isinya menekankan kejujuran sebagai hal yang utama dan baik. Tujuannya tentu untuk mendidik generasi muda mengenai pentingnya kejujuran agar kelak terhindar dari praktik korupsi. Aku pun kebagian jatah buku gratis dari KPK sebanyak tiga buah, lumayan juga kan? big grin

20161001_122059

Buku anak-anaknya nanti buat keponakanku kalau udah bisa baca hahaha

Setelah sekian lama berdiri jalan-jalan sambil berburu buku dengan perut keroncongan (nggak ada yang jual makanan di sini! Tau gitu kuterima tawaran kurma tadi deh! sad) di dalam ruangan ber-AC, akhirnya aku dan si mas menyerah juga dan memilih pulang. Berikut ini adalah buku-buku yang diborong oleh kita:

20161001_122023img-20161001-wa0013

Keterangan harga:

  • Dunia Kafka – Haruki Murakami : Rp 90.000 jadi Rp 71.000
  • Jokowi, Sangkuni, Machiavelli – Seno Gumira Ajidarma : Rp 38.000 (setelah diskon 30%)
  • The Age of Reason – Jean-Paul Sartre : Rp 100.000
  • Tiada Ojek di Paris – Seno Gumira Ajidarma : Nggak tahu, harga awal Rp 50.000 (belum didiskon 30%)
  • War and Peace – Leo Tolstoy (abridged version) : Rp 50.000 (udah rapuh banget buku ini laughing)

Ahhh tak bisa tergambarkan deh betapa bahagianya aku hari ini. Benar-benar cara hura-hura yang pas buat maniak buku seperti aku! Sudah lama banget aku tidak bersenang-senang seperti ini.

(Apalagi mostly biaya buku ditanggung oleh si mas donatur hihihi blush crazy rabbit)

Buat kamu para bookworm, masukkan acara Indonesia International Book Fair tahun depan ke dalam list acara wajib kalian ya! Jangan lupa bawa duit yang banyak biar puas belanja! wave

Advertisements

3 thoughts on “Indonesia International Book Fair 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s