Review: Emma (2009, TV mini-series)

Banyaknya waktu nganggur dari Desember kemarin bikin aku sering nyuri kesempatan download film sebanyak-banyaknya selagi nggak ada trio Brothers nyaahahaha. devil

Kebetulan pada suatu Sabtu aku mampir ke Gramedia, waktu itu sih niatnya mau beli Death Cure (seri ketiga dari trilogy Maze Runner)… Tapi tiba-tiba terbesit keinginan buat cek novel-novel romance image Saat itu pula aku liat ternyata ada Pride and Prejudice keluaran terbaru! Covernya beda, edisi  khusus untuk di Indonesia gitu aaaaakkkk sebel banget! Harganya mahal 99k sad sedangkan aku sudah bertekad untuk ngirit dan namatin Maze Runner dulu.

Terus aku liat buku lainnya Jane Austen yang berjudul Emma. Harganya jauh lebih murah sih walaupun jauh lebih tebal. Jadi penasaran. Next time I’ll buy it if possible.

Berhubung aku nggak kesampaian buat beli novel Pride and Prejudice, aku menabahkan diri dengan mencari download-an seriesnya di net (aku udah nonton yang versi Keira Knightley, fyi). Tapi sayangnya nggak ketemu link download yang bagus. sad

But lucky me, ternyata Emma pun ada seriesnya dan aku berhasil mendapatkan link download yang bagus! Yeay!

Short Info

Genre: Comedy, Drama, Romance

4 episodes, finished

Adapted from Emma, a novel of Jane Austen

Country: UK

Production co: BBC Drama Production

Starring:

Romola Garai as Emma Woodhouse, sang heroine

Michael Gambonas Mr. Woodhouse. Ternyata Dumbledore seorang ayah yang paranoid!

Michael Gambon as Mr. Woodhouse. Ternyata Dumbledore seorang ayah yang paranoid!

Jonny Lee Miller as Mr. Knightley, tetangga yang udah kenal Emma dari kecil. Bedanya 16 tahun dengan Emma, udah kayak guru sekaligus kakak

Jodhi May as Anne Taylor/Weston, doi ini governess-nya (apa sih bahasa Indonesianya?) Emma

Jodhi May as Anne Taylor/Weston, doi ini governess-nya (apa sih bahasa Indonesianya?) Emma

Louise Dylanas Harriet Smith, bocah polos yang pasrahan banget

Louise Dylan as Harriet Smith, bocah polos yang pasrahan banget

Tamsin Greig as Miss Bates, tetangga yang bawel minta ampun

Tamsin Greig as Miss Bates, tetangga yang bawel minta ampun

Blake Ritson as Mr. Elton, si tampan dan alim

Blake Ritson as Mr. Elton, si tampan dan alim

Laura Pyper as Jane Fairfax, keponakan yang selalu dibanggakan oleh Miss Bates. Pendiem banget doi

Laura Pyper as Jane Fairfax, keponakan yang selalu dibanggakan oleh Miss Bates. Pendiem banget doi

Rupert Evans as Frank Churchill, tetangga yang tak kunjung pulang dari kecil

Rupert Evans as Frank Churchill, tetangga yang tak kunjung pulang dari kecil

Story

Emma bisa dibilang punya hidup yang sempurna. Dia cantik, baik, pintar, dari keluarga terpandang, dan punya ayah yang sangat menyayanginya. Tapi dia punya kebiasaan buruk… Emma suka banget nyomblangin orang-orang di sekitarnya. Emma terutama paling desperate untuk nyomblangin Harriet Smith; little friend-nya yang cantik dan sangat naïve. Walaupun suka nyomblangin orang, Emma nggak peduli sama kehidupan percintaannya sendiri sampai-sampai dia bilang dia nggak akan pernah nikah seumur hidupnya. Hingga suatu ketika dia pun sadar kalau kebiasaannya ini berakibat buruk bagi dirinya sendiri dan orang lain…

After Tasted

Series ini seru banget! Romance-nya sederhana, nggak klise. Ceritanya juga lucu banget. Lucu deh liat ekspresinya Emma kalau lagi ngegosip dan ngejodohin orang.

ecieee cieee

ecieee cieee payungan berdua

boleh juga tu cewek neng!

boleh juga tu cewek neng!

Terus juga tetangganya aneh-aneh. Apalagi Ms. Bates yang bawel banget, nggak bisa berhenti ngomong, sabar-sabar deh sama doi mah. Topik kesukaannya terutama tentang betapa perfect-nya Jane Fairfax.

6

pokoknya nggak ada yang secakep Jane!

Kalau lagi dimarahin Mr. Knightley, aku tegang sendiri tapi juga girang sendiri kyaaaa. image

sial ketauan sensei nyomblangin orang...

sial ketauan sensei nyomblangin orang…

sensei jangan galak galak dong :(

sensei jangan galak galak dong 😦

Sesekali Emma juga bikin nangis anak  orang. image

7

Dan aku juga suka banget liat pemandangan inggris yang indah di sini serta budayanya. Rumah-rumahnya yang klasik, acara jamuan makan, dansa, pesta…

12

11

32

8

4

Tapi tentu aja aku paling gemes sama gentlemen inggrisnya. Tatapan matanya dan suaranya itu loh, kyaaa banget! Mau deh satu bungkus! image

Kesimpulan

Gara-gara nonton ini aku rela begadang sampe jam 2 malam (sambil senyam-senyum sendiri liat endingnya )…  There you see the reason why you gotta watch this series! Sangat direkomendasikan buat kamu penggemar romance klasik, terutama yang nge-fans sama Jane Austen. Cocok untuk ditonton bersama keluarga dan teman-teman cewek (supaya bisa asik ber-kyaa ria).

Buat yang gatel pengen nonton, kamu bisa download torrent/direct dan subtitle-nya (inggris).

Akhir kata, happy watching gals! wave

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s